Kinerja Cakra Mineral Tbk / CKRA pada tahun 2015 masih rugi

Britama.com – Berdasarkan keterbukaan infomrasi yang diberikan pada tanggal 19 April 2016, Emiten pertambangan bijih besi dan lainnya, PT Cakra Mineral Tbk (CKRA) membukukan Kerugian bersih pada 2015 sebesar Rp42,05 miliar atau Rp(8,17) per saham. Kerugian pada tahun 2015 tersebut membaik bila dibandingkan kerugian pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp305,46 miliar atau Rp(59,31) miliar.

Meskipun kinerja Perseroan membaik, Penjualan CKRA tetap mengalami penurunan dari Rp30,59 miliar menjadi Rp22,10 miliar, hal tersebut disebabkan larangan ekspor pertambangan oleh Pemerintah, Penjualan Perseroan seluruhnya berasal dari pertambangan bijih besi.

Beban Pokok CKRA menurun dari Rp38,44 miliar menjadi Rp19,54 miliar, dan Beban Usaha dan lainnya mengalami penurunan dari Rp318,92 miliar menjadi Rp54,63 miliar. Beban lain Perseroan tahun membesar, hal tersebut disebabkan oleh Kerugian Penurunan nilai Good Will sebesar Rp(490,32) miliar, sedangkan untuk Keuntungan pembelian diskon sebesar Rp217,28 miliar.

Aset CKRA pada tahun 2015 mencapai Rp0,98 triliun, turun sedikit dari Rp0,99 triliun tahun 2014. Utang Perseroan mencapai Rp40,56 miliar naik dari Rp16,69 miliar pada tahun 2014.

Sebagai Informasi tambahan, sepanjang tahun 2015 CKRA tidak melakukan kegiatan investasi, sedangkan pada tahun 2014 Perseroan membayar uang muka proyek pembangunan pabrik Smelter dan Pig Iron Smelting plant senilai Rp354,65 miliar. Proyek tersebut diperkirakan selesai pada akhri tahun 2017.

Baca Juga