BPS: September 2016 Terjadi Inflasi Sebesar 0,22 Persen

britama.com, Badan Pusat Statistik (BPS) – September 2016 terjadi inflasi sebesar 0,22 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 125,41. Pada bulan ini tercatat 58 kota mengalami inflasi dan 24 kota mengalami deflasi.

Adapun inflasi tertinggi terjadi di Sibolga 1,85% dan terendah terjadi di Purwokerto dan Banyungi masing-masing 0,02%. Sedangkan, deflasi tertinggi terjadi di Pontianak 1,06% dan terendah terjadi di Kendari 0,01%.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,34%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,29%; kelompok sandang 0,13%; kelompok kesehatan 0,33%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,52%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,19%. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, yaitu kelompok bahan makanan 0,07%.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari – September) 2016 (year to date / ytd) sebesar 1,97 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year / YoY) sebesar 3,07 persen.

Sedangkan komponen inti pada mengalami inflasi sebesar 0,33 persen; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender 2016 mengalami inflasi sebesar 2,58 persen; serta tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 3,21 persen.

Berita Terbaru