Indeks LQ-45 Turun 0,10 Persen, Saham BBTN Melonjak Tinggi

britama.com, 06-Des-2016, Indeks LQ-45 ditutup turun 0,90 poin (-0,10%) ke level 885,18 dengan total transaksi sebesar Rp3,56 triliun dan investor asing tercatat keluar sebanyak Rp359,90 miliar (jual bersih Rp196,86 miliar di Pasar Reguler dan Rp163,04 miliar di Pasar Nego). Level tertinggi Indeks LQ-45 pada perdagangan hari ini adalah 889,39 dan level terendah berada di 880,93.

Dari 45 emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ-45 (Periode Agustus 2016 – Januari 2017), terdapat 20 emiten yang turun. Sementara, emiten yang naik sebanyak 19 emiten dan 6 emiten lainnya tetap.

Emiten yang mengalami pelemahan terbesar, antara lain: Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan Elnusa Tbk (ELSA), yakni masing-masing melemah sebesar -3,19%, -2,44% dan -2,12%. Sedangkan emiten yang mengalami penguatan paling banyak adalah Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebesar +6,02%, Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2,95% dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) +2,91%.

Emiten LQ-45 yang paling banyak dijual oleh investor asing di Pasar Reguler, antara lain: Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan nilai jual bersih Rp123,96 miliar, Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp104,09 miliar dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar Rp38,95 miliar. Adapun emiten yang paling banyak dibeli, diantaranya: Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebesar Rp43,01 miliar, disusul Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp23,43 miliar.

Unduh: Transaksi Emiten Indeks LQ45 06-Des-2016

Berita Terbaru